BANGGAI – Puluhan ribu bantuan bibit durian varietas MK Hortimart (musangking) mulai di distribusikan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Banggai pada Selasa (24/6/2025).
Bantuan bibit durian yang disalurkan kepada petani di Tahun 2025 ini, Sebanyak 26. pohon untuk kelompok tani di 15 kecamatan.
Penyaluran bibit secara simbolis bertempat halaman Dinas TPHP Banggai disaksikan Kepala Kejaksaan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banggai, Anton Ramanto, Sekretaris Dinas TPHP Banggai, Hendra Cakra, Kabid Hortikultura, Choirul Ashari Mambuhu, Kepal Bidang Sarana dan Prasarana, Fadli Salawali, Kasi Intel Kejari Sarman Tandisau, serta puluhan anggota kelompok tani bersama penyuluh pertanian.
Usai penyerahan bantuan dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi Implikasi Hukum Bagi Penerima Manfaat Bantuan Bibit Durian di Wilayah Hukum Kabupaten Banggai Tahun 2025 berlangsung di aula Dinas TPHP Banggai dan dibuka Sekdis TPHP Hendra Cakra.
Sosailisasi pemahaman hukum kepada anggota kelompok tani oleh Kejari Banggai bertujuan agar kelompok tani memahami dampak dna akibat jika terjadi penyalahgunakan bantuan.
Kepala Bidang Hortikultura, Choirul Ashari Mambuhu, SP, MP., mengatakan, pelibatan kejaksaan negeri (Kejari) Banggai dalam kegiatan penyaluran bibit durian adalah melakukan pengawasan dan pengamanan.
Bantuan bibit durian adalah program Pembangunan Strategis Daerah (PPSD) Tahun 2025. Sebagaimana diketahui Pemda Banggai sebelumnya telah meminta Kejari Banggai untuk melakukan Pengawasan dan Pengamanan Pembangunan Stategis Daerah (PPSD) Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2025.
Dalam kesempatan itu juga, Choirul telah turut mengingatkan, Dinas bersama Kejari Banggai akan melakukan pengawasan dan evaluasi perkembangan tanaman.
Evaluasi dilakukan oleh Dinas TPHP setiap pekan. Terhadap Ketua kelompok dan anggota untuk aktif memberikan laporan perkembangan tanaman mereka. “Kelompok tani wajib membuat laporan perkembangan tanaman, mulai dari penanaman dan perwatan, jika ada bibit yang mati silahkan dilaporkan agar lebih mudah melakukan evaluasi,” terang Choirul atau yang akrab disapa Irul.(AL)








