BANGGAI – Tak ada habisnya, bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian di Tahun 2026 untuk Kabupaten Banggai terus mengalir. Tak hanya bidang tanaman pangan, Kementerian Pertanian kembali mengucurkan bantuan di bidang perkebunan berupa program pengembangan kelapa dalam.
Kementan memberikan bibit kelapa varietas unggul dengan jumlah yang tidak sedikit dengan estimasi sebaran seluas 5.000 hektar.
Kepala Bidang Perkebunan Dimas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Banggai, Dewi Wahyuni Mang, mengatakan bantuan program Kementan RI untuk pengembangan dan perluasan areal kelapa dalam diperuntukkan 227 kelompok tani.
Bantuan bibit kelapa oleh Kementrian dibagi dalam dua tahap dengan jumlah. Tahap pertama menyasar 109 Kelompok Tani perkebunan dengan estimasi luas areal 2.500 hektar.
Dewi Wahyuni menambahkan pusat sebaran bibit kelapa varietas unggul untuk tahap pertama terdapat di delapan kecamatan yakni, Kecamatan Luwuk Utara, Luwuk Timur, Masama, Lamala, Mantoh Balantak, Balantak Selatan dan Balantak Utara, serta Kecamatan Bualemo.
Sementara untuk tahap dua, menyasar sebanyak 118 kelompok yang tersebar Kecamatan Bunta, Simpangan Raya dan Nuhon, Moilong, Nambo, Pagimana, Batui, Batui Selatan, Kintom, Lobu dan Mantoh.
“Estimasi sebaran per hektar itu capai 110 pohon. Namun jumlah itu juga tergantung dengan kondisi lahan apakah di kemiringan atau datar,” terang Dewi Wahyuni.
Bantuan bibit kelapa varietas unggul ini bersifat bantuan langsung, Dinas TPHP Banggai hanya memverifikasi dan validasi calon lahan calon petani (CPCL) lahan milik petani.
“Bibit diadakan langsung dari Kementerian Pertanian, kita cuma menyiapkan lahan dan petani,,” ungkap Dewi. (AL)











