BANGGAI – Komandan Kodim (Dandim) 1308/Luwuk Banggai, Letkol Inf Cepi Kartiwa, Rabu (21/1/2026) memberikan arahan kepada seluruh prajurit Kodim 1308/LB. Arahan tersebut menjadi momentum penting, khususnya bagi pejabat baru di lingkungan Kodim 1308/LB.
Dalam arahannya, Dandim menegaskan terdapat sejumlah atensi penting dari Mabes TNI AD, Kodam XXIII/Palaka Wira, serta Korem 132/Tadulako yang harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas. Salah satunya adalah kewajiban menghormati sesama prajurit, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Darat, sebagai bentuk loyalitas dan penghargaan terhadap organisasi.
“Penghormatan kepada sesama prajurit wajib dilaksanakan. Baik yang memiliki jabatan maupun pangkat yang sama, selama NRP setara harus saling menghargai. Loyalitas kepada atasan, senior, dan organisasi tidak bisa ditawar karena kita berada dalam satu komando,” tegasnya.
Letkol Inf Cepi Kartiwa juga mengingatkan bahwa setiap prajurit memiliki tanggung jawab masing-masing dalam pelaksanaan tugas, terutama apabila tidak ada perintah atau pemberitahuan langsung dari komandan. Kondisi wilayah yang aman, lanjutnya, harus dijadikan sebagai prestasi dan bukan alasan untuk lengah.
“Hindari segala bentuk pelanggaran. Reward terbaik akan diberikan bagi prajurit yang berprestasi, baik dalam bentuk materi maupun peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Selain itu, Dandim menekankan agar prajurit bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan agar tidak mengunggah konten yang berlebihan atau tidak pantas, seperti memperlihatkan aktivitas pribadi yang dapat disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Terkait profesionalisme, Dandim menegaskan bahwa setiap prajurit harus mampu beradaptasi dan belajar, meskipun memiliki keterbatasan personel. Menurutnya, ilmu keprajuritan dapat dipelajari oleh siapa saja, baik prajurit infanteri maupun zeni.
“Lakukan tugas sesuai kemampuan. Walaupun bukan bidang utama, tetap laksanakan dengan penuh tanggung jawab, tanpa mengeluh,” katanya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, baik staf maupun prajurit di lapangan, Dandim menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi. Ia mengingatkan agar tidak ada sikap merasa paling hebat atau paling pintar, melainkan selalu bekerja sama dalam satu sistem tim.
“Menjaga nama baik kesatuan dimulai dari hal-hal kecil. Jika di internal terjadi perseteruan, hal itu akan berdampak pada kenyamanan dan kinerja,” jelasnya.
Dandim juga mengimbau seluruh anggota Kodim 1308/LB agar peka terhadap berbagai persoalan yang dapat mencoreng nama baik satuan dan keluarga besar Kodim. Selain itu, ia meminta personel untuk meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah kegiatan yang sedang berjalan, seperti Koperasi Merah Putih , program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan kegiatan lainnya.
“Saya minta Babinsa dan personel di lapangan meningkatkan pengawasan,” tegasnya. (*/AL)












