BANGGAI KEPULAUAN – Peluncuruan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banggai Kepulauan pada Senin, (24/2/2025) diwarnai keterlambatan pendistribusian makanan ke sejumlah sekolah.
Kasat Intel Polres Bangke, IPTU Muh. Ruhi Newton Sugiarto mengatakan, dari hasil monitoring dan pengawasan terhadap peluncuran program ini di 24 sekolah di Kecamatan Tinangkung, sejak pukul 08.00 – 15.00 WITA ditemukan keterlambatan dalam proses pendistribusian.
“Monitoring distribusi MBG untuk tingkat TK/PAUD dan SD/MI berjalan sesuai jadwal,” terangnya
Namun, terjadi keterlambatan pada distribusi MBG pada sekolah SMP/MTS dan SMA/SMK/MA. Keterlambatan ini disebabkan oleh kendala teknis dalam proses pengolahan dan pemasakan makanan di dapur umum.
Kata dia, Yayasan Berkat Gemilang Nusantara selaku pengelola dapur umum menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan ini. Mereka berjanji akan melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Keterlambatan distribusi disebabkan oleh kendala teknis dalam proses pengolahan dan pemasakan makanan,” terangnya
Meskipun terjadi keterlambatan, siswa dan guru di sekolah-sekolah yang menerima MBG memberikan respon positif. Mereka mengapresiasi program ini dan memahami bahwa keterlambatan yang terjadi adalah hal yang wajar dalam peluncuran perdana.
Para siswa juga memberikan testimoni positif mengenai kualitas dan rasa makanan yang disajikan. Mereka menilai makanan tersebut enak, bergizi, higienis, dan layak konsumsi.
Muh. Ruhil juga mneyebut, adanya potensi kecemburuan dari sekolah-sekolah di luar ibu kota kabupaten yang belum mendapatkan program ini. (AL)












