Polisi Amankan 2 Ton Isis Hippuris dan Belasan Penyu

BANGGAI LAUT – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Banggai Kepulauan bersama Polsek Lobangkurung menyita 2 ton Isis Hippuris atau Bambu Laut, dan belasan penyu langkah di wilayah pesisir perairan Desa Tonggong Sagu, Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut.

Pengungkapan praktik ilegal fishing ini merupakan operasi aparat gabungan Polres Banggai Kepulauan selama dua hari, sejak Minggu 17-18 Mei 2026 di dua pulau yakni, Pulau Dua dan Pulau Togopung (Pulau Masibbu).

Isis Hippuris dan dan penyu langkah tersebut diduga bakal diseludupkan.

“Bambu laut sebanyak 49 karung. Untuk penyu sebanyak 13 ekor yang kami amankan dari dalam keramba yang terletak di tengah hutan mangrove, lokasinya memang sulit terpantau,” ungkap Kasat Polairud IPTU Rahim Hasan.

Rahim menambahkan, belasan penyu yang ditemukan kini telah dilepas liarkan kembali dengan disaksikan masyarakat sekitar. Hal dilakukan untuk menjaga habitat laut.

Rahim menambahkan, operasi tersebut pihaknya juga menyita bahan baku pembuatan handag atau bom ikan.

Bahan baku yang disita berupa pupuk hprti merk cantik yang dikemas dalam jerigen, satu botol plastik isi 1,5 liter berisi pupuk, puluhan botol kaca bekas, serta kertas korek api kayu. Bahan kaku ini kerap digunakan dalam aktivitas penangkapan ikan secara destruktif (destructive fishing).

Seluruh barang bukti kini telah dilimpahkan ke Sat Polairud Polres Bangkep untuk proses hukum.

“Operasi ini sempat bocor. Para pelaku sudah tidak berada di tempat saat petugas tiba, namun identitas mereka sudah kami kantongi. Aparat desa juga sudah dimintai keterangan dan saat ini kita sedang melakukan pendalaman,” tandas Iptu Rahim (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *