BANGGAI – Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai mendapat protes dan sorotan pedas dari orang tua murid.
Sikap protes yang dilakukan oleh wali murid itu dengan menyita kunci Kantor SDN sekolah pada Jumat (10/2/2023).
Penyitaan kunci kantor dilakukan warga bernama Nur Abadi selaku wakil ketua komite di sekolah tersebut.
Kepada media ini Abadi megatakan, sikap protes dengan menyita kunci kantor sekolah lantaran, Kepsek sudah beberapa kali diminta untuk melakukan rapat dengan orang tua murid namun tidak juga dilaksanakan.
“Sejak dirinya menjabat Kepsek sampai sekarang tidak pernah membuat rapat dengan komite maupun orang tua murid” kata Nur Abadi wakil ketua komite SDN Simpong.
Abadi menyebut, kepsek tersebut bukannya sulit ditemui karena padat aktivitas melainkan lebih banyak berada di luar sekolah.
“Sorupa pejabat eselon II, lebih banyak waktu di luar sekolah,” ungkap Abadi.
“Belum lama menjabat internal sekolah menjadi kurang harmonis, mulai dari ruang perpus di jadikan ruang guru, sementara ruang guru dijadikan kantor khusus Kepsek,” beber Nur Abadi
Selain itu, beberapa guru dan honorer melakukan protes atas kebijakan pemotongan upah honorer. Buntut dari portes tersebut Kepsek diduga memberhentikan seorang tenaga honor yang telah mengabdi selama 10 tahun sebagai pengajar.
Sebelumnya sikap protes orang tua murid telah dilakukan dengan melaporkan sejumlah persoalan ke Bupati Banggai, Amirudn Tamoreka, namun laporan itu hingga kini belum di respon Bupati.
“Saat ini kunci kantor kepsek sudah di Pol PP. Habis Magrib beberapa anggota Pol PP datang mengambil kunci,” tandasnya. (AL)












