BANGGAI – Keributan nyaris berujung baku hantam terjadi di Kantor Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, pada Selasa (7/4/2026).
Insiden tersebut melibatkan suami Kepala Desa Honbola, Yospian Naodja, dengan salah satu warga, Demas Saampap. Keduanya sempat terlibat adu mulut hingga hampir berujung perkelahian di halaman kantor camat.
Peristiwa itu bermula dari proses mediasi antara Kepala Desa Honbola, Yustina Maningku, dengan Pendeta Utama Halawa. Mediasi tersebut dipimpin oleh Camat Batui, Umar Syamsudin.
Namun, mediasi yang berlangsung tidak menghasilkan kesepakatan. Situasi kemudian memanas hingga berujung keributan antara Yospian dan Demas di pelataran kantor.
Beruntung, warga yang berada di lokasi segera melerai kedua pihak sehingga bentrokan fisik dapat dihindari.
Selain itu, jalannya mediasi juga menuai prote. Pasalnya, beberapa pihak yang dianggap terkait dalam persoalan tersebut tidak diundang dalam pertemuan.
Sejumlah warga yang tidak mendapatkan undangan sempat mendatangi kantor kecamatan dengan tujuan menyampaikan keluhan mereka. Namun, mereka tidak diberikan kesempatan oleh pihak kecamatan untuk berbicara dalam mediasi.
Sementara itu, Pendeta Utama Halawa menyampaikan bahwa mediasi tidak mencapai titik temu. Ia mengungkapkan bahwa Kepala Desa Honbola meminta dirinya untuk tidak lagi mempermasalahkan honor pendeta dan honor guru sekolah minggu, serta berjanji akan mengembalikan alat musik gereja.
Namun, tawaran tersebut ditolak oleh pihak pendeta Utama Halawa.
“Saya tetap meminta agar hak saya dibayarkan, karena honor tersebut sebelumnya telah dianggarkan,” ujar Utama Halawa usai mediasi.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya merasa dirugikan dan diperlakukan tidak adil.
“Saya dirugikan dan didiskriminasi oleh kades, sehingga apa yang menjadi hak saya harus diselesaikan,” tegasnya.
Terkait agenda mediasi lanjutan, Halawa menyebut hingga saat ini belum ada jadwal yang ditetapkan. Meski demikian, ia menegaskan akan tetap mempertahankan tuntutannya.
“Ini bukan persoalan kesalahan administrasi, tetapi kesalahan yang disengaja,” pungkasnya. (AL)












