Sengketa Lahan Sawit Batui, Pemerintah dan Perusahaan Lakukan Pengukuran Ulang

BANGGAI – Menindaklanjuti hasil mediasi sengketa lahan antara petani sawit di Kecamatan Batui dengan PT Sawindo Cemerlang (SCem), Pemerintah Kecamatan Batui bersama pihak perusahaan dan petani kembali melakukan pengecekan serta pengukuran lahan yang menjadi objek sengketa.

Pengecekan lapangan tersebut melibatkan perwakilan PT Sawindo Cemerlang, aparat Pemerintah Kecamatan Batui, serta petani Eli Saampap asal Desa Honbola.

Kasi Trantib Kecamatan Batui, Muh. Ikraf, mengatakan, peninjauan dan pengukuran ulang lahan merupakan agenda lanjutan dari hasil mediasi antara Eli Saampap dengan PT Sawindo Cemerlang sebelumnya yang difasilitasi pemerintah Kecamatan Batui.

“Peninjauan ini merupakan komitmen bersama hasil mediasi pada Senin (26/1)di kantor kecamatan,” ujar Muh. Ikraf.

Ia menjelaskan, hasil pengukuran nantinya akan menjadi bahan pembanding data dari masing-masing pihak yang bersengketa. Data tersebut akan diverifikasi dan disandingkan dalam agenda mediasi lanjutan.

Mediasi berikutnya direncanakan berlangsung pada awal Februari 2026 dan kemungkinan akan kembali mempertemukan kedua belah pihak, termasuk para pemilik lahan yang berbatasan langsung dengan objek sengketa.

“Kemungkinan pekan depan kita pertemukan kembali. Hasil pengukuran dan verifikasinya juga akan disampaikan pekan depan,” jelasnya.

Sementara itu, Eli Saampap menegaskan agar pihak perusahaan tidak melakukan aktivitas panen buah sawit di atas lahan yang saat ini masih dalam proses mediasi.

Ia menyatakan, jika tidak ditemukan solusi yang disepakati bersama, dirinya akan kembali melakukan pemalangan di objek lahan.

“Saya akan kembali memalang jalan ini kalau tidak ada kesepakatan. Kalau saya palang, saya tidak akan menyentuh pohon atau buah sawit, tetapi lahan yang saya klaim,” tegas Eli.

Eli menambahkan pengukuran di objek lahan sudah yang kesekian kalinya. Dilakukan pihak perusahaan. (*/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *