BANGGAI – Ucapan syukur dibarengi Cucuran air mata mengalir di pipi Ali Muhson (45) Warga Dusun III, Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai saat di kunjungi perwira Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada Minggu (12/10/2025) sore.
Tangis pria kelahiran asal Jawa Timur bukan karena dirinya disakiti oleh prajurit TNI AD, tangisan Ali Muhson pecah usai mengetahui dirinya mendapat bantuan dari program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan Satgas TMMD 126, Kodim 1308/LB, Kodam XXIII/Palaka Wira.
Ali Muhson mengaku kaget dan ketakutan saat didatangi beberapa prajurit TNI AD dengan seragam loreng TNI, kemudian dua perwira yakni, Komandan Satuan Setingkat Kompi (DanSSK) Kapten Inf Dwi Karyo Basuki bersama Pasiter Letda Inf Rahman dan beberapa personil Satgas memasuki pekarangan rumah sembari mencari dirinya.
“Awalnya saya takut saat mereka (TNI- red) mendatangi saya sembari menanyakan identitas, ketakutan itu berubah menjadi gembira bercampur sedih setelah bapak – bapak TNI mengatakan saya layak menerima bantuan RTLH ini,” cerita Ali Muhson.
Ali Muhson yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan mengaku kesulitan untuk mendirikan rumah. sebab, penghasilan yang diperoleh hanya untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Meski beberapa bahan bangunan seperti papan sudah disediakannya namun telah dimakan rayap.
“Saat ini baru rangka yang berdiri, tapi sudah mulai rapuh, papan yang tersedia dan belum sempat digunakan juga telah rapuh, sementara untuk membuat rumah penghasilan saya belum memiliki penghasilan yang lebih,” ungkap Ali dengan nada ibah.
Ali mengatakan, dirinya pernah di kunjungi beberapa orang yang mengaku dari salah satu instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai. Oknum yang mengaku dari staf dari salah satu dinas menjanjikan dirinya akan menerima bantuan pembangunan rumah, namun sampai sekarang orang yang mengunjunginya itu tak pernah datang.
“Sekira bulan Agustus 2025 mereka mendatangi saya, dan meminta untuk jangan dulu melanjutkan pembangunan rumah, karena di bulan September atau awal Oktober 2025 saya akan mendapat bantuan bedah rumah, tapi sampai sekarang belum juga ada, dan orang itu juga tidak pernah datang,” kata Ali Muhson kepada CNADaily.Id, Minggu (12/10) pagi.
Meski telah lama berdomisili di Desa Siuna, dirinya tidak pernah menerima bantuan stimulan dari pemerintah pasca Covid melanda.
“Hanya saat Covid saya diberikan bantuan, setelah itu tidak pernah lagi bantuan sosial (Bansos) seperti, Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau Bansos PKH, atau bantuan lainnya semisal Bansos Pendidikan,” tutur Ali.












