BANGGAI – Guna memastikan kondisi perkembangan anak yang beresiko stunting, Ketua TP – PKK Kabupaten Bangai, Syamsuarni Amirudin, melakukan monitoring dan evaluasi di Desa Minahaki, Kecamatan Moilong pada Kamis (13/6/2024).
Monev yang kesekian kalinya dilakukan Ketua TP-PPK Banggai untuk memastikan kondisi akhir para keluarga dan anak beresiko stunting.
“Sudah menjadi tanggung jawab selaku orang tua asuh stunting yang dipegang di desa ini harus dimaknai dengan sesungguhnya,” kata Syamsuarni.
Dari data hasil evaluasi, kata Syamsuarni, sampai dengan Kamis (13/06), jumlah angka stunting di Desa Minahaki Kecamatan Moilong mengalami penurunan menjadi 9 anak.
“Sebelumnya tercatat 18 anak, kemudian turun menjadi 13 anak,” ungkap Syamsuarni.
Data penurunan stunting diperoleh dari update pencatatan yang dilakukan satiap hari, setiap pekan dan bulan. “Sehingga bila angka-angka ini kalau memang turun, ya data stunting untuk segera dilaporkan,” terangnya.
Seperti diketahui, pemerintah telah menargetkan untuk penurunan stunting secara menyeluruh, secara nasional sampai ke tingkat kabupaten. *Bupati Banggai H. Amirudin* beberapa waktu lalu berharap, penurunan stunting di Kabupaten Banggai mampu mencapai target nasional. “Tahun 2045 itu adalah generasi emas untuk bangsa Indonesia,” kata Amirudin.
Turut mendampingi saat mengunjungi orang-tua dengan balita dan anak resiko stunting Sekcam Moilong, Kades Minahaki, Wakil Ketua TP-PKK Kecamatan Moilong, Kepala Puskesmas Toili 1 dan Kepala Gizi Puskesmas Toili 1. **













