Bupati Amirudin Ancam Cabut Izin PT Wira Mas Permai

BANGGAI – Bupati Banggai Amirudin Tamoreka meminta perusahaan sawit PT. Wira Mas Permai (WMP) anak perusahaan Kencana Agri. Ltd, untuk mengambalikan lahan milik warga yang tidak masuk dalam areal Hak Guna Usaha (HGU). Tak hanya desakan untuk mengambalikan lahan milik warga, Bupati bahkan tidak segan – segan untuk mencabut izin jika PT WMP tidak dapat menyelesaian permasalahan dengan petani.

Demikian bunyi pernyataan Bupati Amirudin saat menghadiri kegiatan Isra dan Mi’raj 1445 Hijriah di Desa Bima Karya, kecamatan Bualemo pada Kamis (8/2/2024) malam.

Statement keras orang nomor satu di Kabupaten Banggai itu, ketika menyikapi keluhan warga terkait penguasaan lahan PT. Wira Mas Permai (WMP) yang mengelola perkebunan sawit di Bualemo.

Bupati Amirudin menjelaskan, usai Pemilu dirinya akan mengundang perusahaan PT. WMP untuk membahas masalah agraria di Kecamatan Bualemo.

Bupati menyampaikan kaitan dengan persoalan agraria antara petani dengan perusahaan sawit tidak hanya di Kecamatan Bualemo. Konflik perusahaan sawit dan petani juga terjadi di Kecamatan Batui dan Batui Selatan.

“Insya Allah, setelah Pemilu, saya akan buat rapat besar, karena di mana-mana Wira Mas ini membawa masalah,” tegas Bupati Amirudin

Bupati Amirudin menegaskan, rapat nanti pihaknya akan mendesak PT. WMP untuk segera menyelesaikan seluruh permasalahan dengan warga.

“Jika pada rapat nanti, pihak Wira Mas Permai belum mampu menyelesaikan masalah ini, maka saya akan mencabut izin bermohon, izin HGU yang dimiliki oleh Wira Mas,” tegas Bupati Amirudin

Ia juga akan mendesak WMP agar mengembalikan semua lahan milik warga di luar area HGU.

Peringatan Isra dan Mi’raj yang dihadiri puluhan Kepala OPD, Camat Bualemo, kepala-kepala desa, tokoh agama, dan majelis taklim se Kecamatan Bualemo. Bupati Amirudin juga menanggapi keluhan warga terkait dengan krisis listrik diwilayah kecamatan yang memiliki 20 desa.

Kepada warga Bupati Amirudin meminta untuk bersabar, jaringan listrik memang belum tersambung secara optimal di wilayah Bualemo. Namun, keberadaan PLTMG berkapasitas 40 MW yang baru saja diresmikan dan akan berfungsi optimal pada April 2024 nanti. degan beropearsinya PLTMG Nonong, yang ada di Kecamatan Batui diyakini dapat memenuhi kebutuhan listrik di seluruh pasokan listrik di Bulemo dan seluruh wilayah Kabupaten Banggai.

“Harapan saya masyarakat agar tidak mempersulit pihak PLN yang akan membangun infrastruktur seperti pembanguan tower saluran tegangan tinggi (Suttet) nanti,” pesan Amirudin.

“Banyak masyarakat yang belum mengizinkan pemasangan Suttet. Jadi, kepada masyarakat, mohon agar PLN bisa dibantu terkait pemasangan jaringan ini,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *