BANGGAI – Ratusan massa aksi menggelar aksi Damai di Mapolres Banggai, Rabu (23/4/2025) pagi.
Aksi Solidaritas Masyarakat Demokratis (Somasi) Banggai, meminta aparat kepolisian untuk menjaga marwah mereka.
Permintaan tersebut juga sebagai respon Somasi terkait beberapa aksi demo yang digelar sebelumnya.
Sebanyak lima poin tuntutan Somasi melalui selebaran yakni, meminta agar lembaga negara dan aparat penegak hukum untuk menangkap dan memproses oknum aleg SA yang membawa massa sebanyak 28 orang dari Kelurahan Mangkio yang membawa senjata tajam dalam proses PSU di Toili.
Usut tuntas niat dan rencana SA tersebut sebagai bentuk merencanakan kerusuhan berbau SARA di Kecamatan Toili.
Meminta DPRD Banggai untuk memeriksa oknum aleg SA dalam perannya di Kecamatan Toili yang membawa massa dari Kelurahan Mangkio dengan senjata tajam.
Meminta Kejaksaan Tinggi untuk terus memeriksa kasus PT. KLS dalam merampok hutan di Kabupaten Banggai.
Terkahir, meminta kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menolak Gugatan Paslon 03 untuk melakukan PSU kembali.
Korlap aksi Muttaqin Suling melalui orasinya juga mendesak Kepolisian Polres untuk segera mengusut laporan Tiga Kades di Kecamatan Toili. Usai menyampaikan orasi di ratusan massa aksi bergerak ke Kantor DPRD Banggai. (AL)













