BANGGAI – Perusahaan Panca Amara Utama (PAU) bersama jurnalis banggai mengelar lomba karya jurnalis. Kegiatan kompetisi karya tulis yang mengangkat tema “Pengembangan Kabupaten Banggai Melalui Program CSR PT Panca Marga Utama” di ikuti puluhan wartawan Media Cetak dan On line di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.
“Metode penilaian karya tulis berdasarkan kategori yang diakumulasi dari penilaian lima juri,” kata Fandi.
Hadiah lomba senilai jutaan rupiah untuk tiga kategori pemenang. Demikian pula batas waktu pengumpulan naskah berita dan link berita yang diterbitkan di media masing – masing peserta lomba tanggal 27 Juli 2025.
Sementara itu Ketua PWI Banggai, Iskandar Djiada dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT PAU yang telah melaksanakan kegiatan lomba karya tulis. Melalui kegiatan ini adalah bagian dari upaya merefresh kembali skill para wartawan melalui hasil karya tulis.
Beberapa tahun terakhir wartawan di Banggai dipermudah dalam menyajikan materi berita baik melalui rilis atau penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan, yang memiliki kemampuan mesin atau sistem komputer. Penggunaan AI yang mempermudah untuk membuat materi isi berita hal ini justru bukan membantu wartawan tetapi lebih pada mengurangi kemampuan menulis wartawan itu sendiri.
Demikian pula dengan rilis yang disajikan melalui dinas atau lembaga pemerintah. Rilis yang menghampiri kaidah – kaidah penulisan berita juga dapat mempengaruhi pengetahuan wartawan dalam menulis.
“Melalui kegiatan lomba karya tulis seperti ini kita akan kembali ke masa 15 tahun lalu, Namun hari ini melalui rilis penulisannya hampir mendekati bahasa redaksi yang sempurna dan memudahkan. Jadi jangan heran kalau saat ini banyak sebutan wartawan rilis,” kata Iskandar
Kegiatan lomba karya jurnalis ini bukan semata – mata untuk lomba, jadi jangan terjebak pada perlombaan atau persaingan. Tapi fokus nya pada suatu hasil kemampuan dalam menyajikan data melalui tulisan.
“Lomba menulis ini sangat baik. Dan mengingatkan wartawan itu untuk kembali menulis dengan menggunakan pikiran kita untuk menjadi tulisan,” terangnya
Iskandar juga mengingatkan agar wartawan agar tidak terlalu menggunakan aplikasi IA dalam menulis berita. “Teknologi IA memang membantu tetapi tidak membuat kita pintar. Sebab kita hanya menggunakan tulisan robot,” pungkasnya
Kegiatan lomba karya tulis dibuka Lead External Relation PT PAU Novari Mursita, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan kompetisi karya jurnalis kelanjutan program citizen journalist tahun 2024. Program tersebut kini melibatkan kalangan media untuk memberi perspektif sekaligus masukan.
“Kami harapkan masukan positif maupun kritis dari rekan-rekan media agar program CSR kami benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Novari.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan jurnalis sangat penting dalam menginformasikan capaian CSR kepada publik, sekaligus membangun pemahaman tentang peran industri dalam pembangunan daerah.
Harapannya kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari media. Kegiatan ini bukan hanya sekedar lomba namun kami juga berharap ada masukan dari media.
“Melalui kegiatan ini juga berita yang disajikan dapat berupa kritikan kegiatan CSR perusahaan berupa saran positif, negatif dan ini juga tujuan bisa memberikan untuk memperbaiki kami,” pungkasnya **












