BANGGAI – DPP Partai Golkar menargetkan kursi keterwakilan di DPRD Banggai untuk Pemilu 2024 mendatang mampu diraih dengan maksimal. Target DPP disampaikan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sulawesi DPP Partai Golkar, Muhidin M. Said di agenda rapat
“Konsolidasi dan Sosialisasi Calon Anggota Legislatif Partai Golkar Dalam Rangka Menghadapi Pileg/Pilpres Tahun 2024” yang berlangsung di Hotel Santika, Luwuk, Kamis (24/8/2023) malam.
Untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Banggai, Muhidin yang merupakan anggota Komisi XI, DPR RI sekaligus Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menegaskan bahwa Partai Golkar harus merebut minimal 20 persen kursi DPRD Banggai. “Minimal 20 persen kita ambil,” tekan Muhidin.
Kejayaan yang pernah diraih Partai Golkar di Kabupaten Banggai harus dikembalikan. “Kita harus menang. Kita kembalikan marwah Partai Golkar di Kabupaten Banggai ini!,” tekanMuhidin M. Said
Apabila Partai Golkar menjadi pemenang sebut Muhidin, tentu saja urusan menjadi lebih gampang. Bahkan, cost politik di pilkada bakal menjadi murah. Sebab, dari parpol lain yang akan bergabung. “Kalau kita menang, kita yang pegang anggaran. Urusannya lebih mudah,” ungkap dia.
Meskipun di era kepemimpinan Bupati Amirudin, Partai Golkar merasa nyaman, bukan berarti harus berleha-leha. “Kitalah yang harus berjuang, sehingga kita happy mengurus negeri ini,” ungkap dia.
Kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Banggai menurut Muhidin, bisa terjadi. Namun begitu, Muhidin mengingatkan untuk tidak menganggap enteng parpol lain. “Di Banggai ini bisa terjadi, kemenangan. Tapi, jangan anggap enteng. Kalau lawan kita siap menang, maka kita harus lebih siap untuk menang. Dulu kita berteman, sekarang menjadi lawan bahkan berhadap-hadapan,” petuah Muhidin.
Olehnya itu, ia meminta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk senantiasa membangun komunikasi dan koordinasi. “Kalau ada masalah, cepat konsolidasi. Kami siap tempur, tidak mungkin kami biarkan masalah menghadapi,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Banggai, Benyanto Tamoreka di kesempatan itu melaporkan DCS Partai Golkar Banggai yang tersebar di empat daerah pemilihan. Ia menjelaskan, mereka yang saat ini terdaftar dalam DCS telah melalui proses rekrutmen yang sangat selektif.
Empat indikator untuk bisa menjadi Caleg Golkar Banggai. Empat indikator itu adalah, loyal, ketokohan masyarakat dari masing masing dapil, disiplin ilmu serta, komitmen bersama-sama membangun dan membesarkan Partai Golkar.
Benyanto Tamoreka mengurai misi Partai Golkar Banggai di Pemilu 2024. Misi pertama yakni, bagaimana memaksimalkan perolehan suara mengirimkan duta terbaiknya merebut kursi perwakilan DPR RI dari Sulteng.
Misi kedua, mengirimkan duta Golkar minimal dua kursi untuk DPRD Sulteng dari daerah pemilihan yang meliputi Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Laut serta Kabupaten Banggai Kepulauan.
Misi ketiga, merebut kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Banggai. “Misi ketiga kami, merebut palu sidang DPRD Banggai,” tutur Bung Bento yang disambut standing aplaus peserta rapat konsolidasi.
Untuk itu, Benyanto meminta petunjuk dan arahan dari DPP dan DPD I Partai Golkar, agar bisa mampu meraih mewujudkan misi-misi tersebut.
Diakui Benyanto, caleg Partai Golkar Banggai, sudah mulai bekerja. Ini menunjukkan keseriusan para caleg menyongsong Pemilu 2024.
Di momen tersebut juga sempat terekam sinyal arah dukungan Partai Golkar kepada sosok Amirudin untuk kepentingan bursa pencalonan di Pilkada Banggai yang digelar pada November 2024 mendatang.
Arah dukungan Partai Golkar cukup beralasan. Keberhasilan Bupati Amirudin memimpin Kabupaten Banggai dengan seabrek program kerja dinilai maksimal. Kemampuannya memaksimalkan kinerjanya mewujudkan program keberpihakan terhadap rakyat inilah salah satu penilaian mendasar Partai Golkar memberi sinyal, agar Amirudin yang bakal meramaikan bursa pencalonan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banggai untuk periode keduanya.
Partai berlambang pohon beringin rindang merupakan salah satu partai pengusung pasangan Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili yang dikenal dengan tagline AT-FM (paduan nama Amirudin Tamoreka dan Furqanuddin Masulili) saat Pilkada Banggai tahun 2020 silam. Partai Golkar berkoalisi dengan Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Nasdem menghantarkan pasangan AT-FM memenangi Pilkada Banggai pada voting day tanggal 9 Desember 2020 lalu.
Sekretaris DPD II Partai Golkar Banggai, Irwanto Kulap saat memandu sesi dialog di momen rapat konsolidasi tersebut meminta kepada DPP Partai Golkar untuk memberikan ‘karpet merah’ kepada sosok Amirudin. Jika perlu, untuk periode kedua. Pernyataan Irwanto Kulap itu disambut standing aplaus peserta rapat yang merupakan para caleg DPRD Banggai bersama para petinggi organisasi sayap Partai Golkar.
Irwanto Kulap yang saat ini menjadi Ketua Komisi I, DPRD Banggai ini mengakui bahwa Fraksi Golkar, DPRD Banggai menyetujui program Bupati Amirudin yang mendistribusikan anggaran Rp5 miliar per kecamatan untuk kepentingan pembangunan dan sebagai pelimpahan kewenangan dari pemerintah kabupaten ke pemerintah kecamatan.
Kepuasan terhadap kepemimpin Bupati Amirudin memimpin Banggai bukan hanya sebatas isapan jempol belaka. Buktinya, sudah dapat dirasakan. “Lanjutkan! Kita puas dengan kinerja Bupati Banggai,” teriak Irwanto Kulap disambut tepukan riuh peserta rapat konsolidasi.
Kehadiran Ketua DPD I Partai Golkar Sulteng, Arus Abd. Karim dan Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sulawesi, DPP Partai Golkar, Muhidin M. Said di agenda rapat konsolidasi itu benar-benar dimanfaatkan Irwanto Kulap dengan bermohon memberikan kesempatan kedua kepada Amirudin untuk diusung kembali di Pilkada yang bakal dihelat medio November 2024 mendatang.
Bak gayung bersambut, permohonan dukungan itu pun sepertinya diamini Muhidin Said. Muhidin yang merupakan anggota Komisi XI, DPR RI dan salah satu pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini mengaku, bersyukur dengan kepemimpinan Bupati Amirudin selama ini. “Syukur Alhamdulillah, meskipun (Partai Golkar) bukan pemenang (Pemilu 2019, Partai Golkar berada di urutan ketiga), tapi kita seperti pemenang,” ungkap Muhidin Said.
Ia menyebut seperti pemenang, karena selama ini komunikasi Partai Golkar dengan Bupati Amirudin terjalin dengan baik. Golkar sebagai pengusung pasangan AT-FM, maka tak ada salahnya, Bupati Amirudin ikut membesarkan Partai Golkar. **












