BANGGAI – Demo aliansi Gerakan Mahasiswa Mei Melawan (G3M) pada Selasa (16/5/2023) siang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Banggai, terjadi kerbutan antara masa aksi dan personil Sat Pol PP yang melakukan pengamanan.
Ketegangan itu terjadi pada saat perwakilan masa aksi masuk untuk berdialog dengan Kasi Kurikulum SMP, Rudi Budaya, dan Kabid Keuangan Hardianto Lalu, yang mewakili Kepala Disdikbud Syafrudin Hinelo.
Informasi yang diperoleh media ini, keributan dipicu adanya dugaan pemukulan terhadap mahasiswa aliansi G3M.
Diduga tiga mahasiswa yang menjadi korban pemukulan yakni, HT, KY dan DD.
Ketegangan kedua belah pihak berhasil diredam oleh personil Kepolisian Polres Banggai dan Koramil 1308 -01/Luwuk yang turut mengamankan jalan demo.
Kasat Intel AKP Usman memberikan warning kedua belah pihak untuk saling menahan diri. perwakilan pendmo berhasil berdialog.
Puluhan mahasiswa usai meninggalkan Kantor Didikbud Banggai, langsung menuju kantor Mapolres Banggai dan membuka laporan Polisi terkait dugaan pemukulan.
Demo aliansi G3M di Disdibud Banggai untuk mempertanyakan anggaran makan dan minum yang mencapai 2,1 Miliar, budget anggaran tersebut dinilai tidak rasional. (AL)













