BANGGAI – Pria di Desa Longkoga Barat, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, inisial HP (36) harus berurusan dengan aparat kepolisian setempat setelah melakukan tindakan penganiayaan berat terhadap keluarganya.
Korban inisial AT (38 tahun) mengalami luka bacok bagian kepala, leher dan jari tangan. Penganiayaan bertempat di lapangan Desa Longkoga Barat sekitar pukul 18.10 Wita, saat itu HP dalam kondisi Mebong (Mabuk Cap Tikus).
Kapolsek Bualemo Iptu Rudi Dg Simbung mengatakan, dari penuturan sejumlah saksi HP yang dalam kondisi pengaruh miras, memangil Ketua Karang Taruna desa setempat tapi tidak dihiraukan.
“Pelaku juga mengatakan ‘bodoh’ Ketua Karang Taruna, saat itu Ketua Karang Taruna bersama teman sedang membantu menggulung kabel listrik,” ungkapnya.
Melihat hal itu, AT mencoba menenangkan HT karena merasa masih keluarga, korban kemudian menghapiri.
“Saat mendekat korban langsung dibacok oleh pelaku dengan menggunkan sebilah parang,” kata Rudi.
Tidak berhenti disitu, HT juga mengejar beberapa warga yang ada di lokasi, beruntung warga berhasil menghindar. HT diduga dikeroyok sejumlah warga untuk menyelamatkan korban yang telah bersimbah darah. Korban berhasil dievakuasi ke Puskesmas menggunakan sepeda motor.
“Korban mengalami luka dibagian kepala dengan 9 jahitan, luka dibagian leher sebelah kiri, jari telunjuk dan jari tengah masing-masing sebanyak tujuh jahitan,” terangnya.
Kakak korban lalu melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Mapolsek Bualemo.
“Korban dan pelaku masih sepupu, sekarang pelaku sudah di amankan ke Mapolres dengan alasan keamanan. Barang bukti parang sudah kita amankan,” pungkasnya **











