BANGGAI – Ratusan warga Kota Luwuk pada Jumat (17/3/2023) pagi memadati halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai sejak pukul 08.00 Wita.
Kedatangan warga untuk rebutan belanja sembako dengan harga yang terjangkau di pasar murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kabupaten Banggai bersama Kejari Banggai.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banggai, Raden Wisnu Bagus Wicaksono menyampaikan, pasar murah digelar salah satu upaya untuk mengantisipasi dan menekan kenaikan harga sembako jelang Ramadhan 1444 Hijriah.
“Seperti kenaikan harga jual beras, minyak goreng dan telur serta bahan pokok lainnya,” ungkap Raden Wisnu.
Kegiatan pasar murah yang di gelar merupakan bagian dari respon jajaran Kejari di Sulawesi Tengah dalam menyikapi inflasi di daerah. Sebagiamana disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng, Agus Salim, saat kunjungan kerja di Kejari Banggai, (13/3/2023).
Kajati Agus Salim menyampaikan, instruksi Jaksa Agung RI, agar jajaran Kejari membantu daerah – daerah yang mengalami inflasi. Upaya mengimbangi inflasi dan kenaikan harga jual sembako jelang ramadhan adalah menggelar pasar murah.
“Pasar murah ini adalah respon Kejari dalam membantu Pemda untuk menekan harga jual sembako jelang ramadhan,” tandas Raden Wisnu Bagus Wicaksono.
Kepala Seksi Intelijen Firman Wahyudi mengatakan, Pasar murah yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten, pihaknya juga menyediakan pelayanan hukum gratis oleh Jaksa Pengacara Negara, pengambilan barang bukti tilang, dan UMKM binaan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Banggai.
Pelayanan paspor on the spot oleh Kantor Imigrasi Banggai, dan stan pameran ikan endemik Banggai (Cardinal Fish) oleh aktivis lingkungan LSM GAM.
Bahan jualan yang laris dan diperbebutkan warga adalah beras, minyak goreng dan telur. Beras medium sebanyak 2 Ton terjual habis hanya selang satu jam. Begitu juga minyak goreng dan telur dikerumuni pembeli dari kalangan ibu rumah tangga. (AL)












