BANGGAI – Upaya peningkatan sumber daya petani terus dilakukan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, baik melalui pendampingan secara langsung maupun beragam kegiatan yang dijadikan sarana pembelajaran bagi para petani, evaluasi pengelolaan kelompok, serta peningkatan kemampuan dalam menjalankan usaha pertanian.
Pada Rabu (30/9/2026), belasan kelompok tani dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Batui, Kintom, Nambo, dan Luwuk Selatan, mengikuti lomba cerdas cermat. Kelompok binaan dari perusahaan PT Panca Amara Utama (PAU) tersebut bertarung memperebutkan juara.
Lomba yang diinisiasi oleh Dinas TPHP Banggai berkolaborasi dengan PAU tersebut tidak lain adalah untuk memperkuat 12 kelompok tani di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Kolaborasi yang memasuki tahun keempat itu diwujudkan melalui program pendampingan dan Lomba Tani untuk meningkatkan kapasitas serta kemandirian kelompok tani.
Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Choirul Ashari Mambuhu, S.P., M.P., mengatakan lomba ini bagian dari rangkaian pendampingan yang dimulai dari identifikasi petani hingga penilaian perkembangan kelompok.
Pendampingan mencakup bidang budidaya, administrasi, dan pengelolaan keuangan. Setiap kelompok diwajibkan memiliki sembilan buku administrasi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa mayoritas kelompok telah memenuhi ketentuan tersebut.
Lomba Tani diikuti oleh 12 kelompok yang dibagi ke dalam dua grup. Penilaian dilakukan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan untuk menentukan kelompok yang melaju ke babak final.
“Konsepnya seperti sistem gugur. Kelompok terbaik di masing-masing grup akan masuk babak final,” kata Choirul Mambuhu saat membuka kegiatan.
Menurutnya, lomba tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran dan evaluasi bagi kelompok tani.
“Ini menjadi pembelajaran sekaligus indikator untuk melihat keberhasilan program,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh manajemen PAU, Dinas TPHP Banggai, penyuluh pertanian, koordinator penyuluh, serta pendamping kelompok tani dari Kecamatan Luwuk Selatan, Batui, Kintom, dan Nambo.
Kolaborasi PAU dan Dinas TPHP Banggai diharapkan dapat terus meningkatkan kapasitas dan kemandirian kelompok tani, produktivitas pertanian, serta membuka akses pasar dan peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
External Relation Head PT PAU, Novari Mursita, mengatakan bahwa seluruh kelompok mendapat kesempatan yang sama dalam program tersebut, dengan pola pendampingan yang disesuaikan pada kemampuan masing-masing.
“Tidak ada program yang pilih-pilih. Semuanya sama dan kita sesuaikan dengan kemampuan kelompok masing-masing,” ujar Novari.
Dari 12 kelompok tersebut, terdapat satu kelompok tani milenial. PT PAU berharap jumlahnya terus bertambah agar dapat membuka akses pasar produk pertanian sekaligus menciptakan peluang kerja.
Novari mengatakan bahwa Lomba Tani juga menjadi bagian dari evaluasi program pemberdayaan. Capaian kelompok menjadi salah satu indikator keberhasilan program tersebut.
“Kalau ini berhasil, tentunya ke depan anggarannya juga pasti akan bertambah,” katanya. (**)










![PESONA HARMONI BANGGAI Festival Teluk Lalong]](https://cnadaily.id/wp-content/uploads/2025/11/PESONA-HARMONI-BANGGAI-Festival-Teluk-Lalong-300x178.jpeg)


