BANGGAI – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mendapat apresiasi Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Kalimantan Sulawesi (Kalsul).
Dalam pelaksanaan UKW, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banggai berkolaborasi dengan Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori).
Lokasi pelaksanaan di Hotel SwissBelinn Luwuk, Jl Kantor DPRD Baru, Kelurahan Maahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah selama tiga hari.
Dimulai Senin (7/9/2026) dan berakhir Rabu (9/8/2026).
Analis dan Formalitas SKK Migas Kalsul, Muhammad Ari Bagus Pratomo mengatakan, di tengah arus informasi digital peran pers akurat menjadi fondasi penting.
Pemberitaan yang betul-betuk cover both side, kemudian sesuai fakta, itu menjadi pondasi penting,” tutur Ari.
Menurutnya, wartawan tidak hanya penyampai kabar, tapi juga mitra strategis pemerintah, juga hulu Minya dan Gas (Migas).
“Pelaksanaan UKW merupakan langkah strategis hulu Migas untuk berpartisipasi dan berperan untuk turut berkontribusi dalam membangun insan pers,” jelasnya.
Pers, kata dia, diharapkan dapat bertugas secara profesional dan memegang kode etik jurnalistik.
JOB Tomori, kata dia, sudah lima kali berkolaborasi bersama organisasi kewartawanan dalam pelaksanaan UKW.
“Hingga saat ini sudah berhasil mendukung dalam tercapainya sertifikasi kepada 40 rekan wartawan,” tuturnya.
Kali ini, sebanyak 18 wartawan dari Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut mengikuti UKW.
“Kelulusan bukan hanya mengejar status, melainkan tanggung jawab kepada publik atas tulisan yang disajikan,” terang Ari.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Moh Faisal Karim menuturkan di tengah perkembangan teknologi wartawan menghadapi tantangan yang sangat besar.
“Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik, tetapi tak semua bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujarnya.
Menurutnya, wartawan tak hanya dituntut kecepatan menyajikan berita, tapi juga akurat, berimbang, independen dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.
“Bagi pemerintah Kabupaten Banggai, insan pers profesional bagian penting dalam pembangunan daerah,” terang Faisal.
Ia berharap hubungan Pemkab Banggai dan insan pers terus dibangun dalam semangat kemitraan, keterbukaan, dan saling menghormati tugas dan wewenang.
Faisal mengapresiasi dukungan JOB Tomori di bawah pengawasan SKK Migas atas pelaksanaan UKW di Banggai.
“Dukungan itu menunjukan dunia usaha, khususnya industri hulu Migas tak hanya hadir dalam ekonomi dan investasi, tapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia,” paparnya. (*)












