BANGGAI – Pemkab Banggai menyatakan komitmen mendukung program Nasional Sekolah Rakyat (SR) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sebagai bentuk dukungan Pemkab Banggai di program nasional telah menyediakan lahan seluas 10 hektar. Lahan tersebut terletak di Bukit tandos Kecamatan Luwuk Utara.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Rudi Purwana K Bullah, menyampaikan laha yang terletak di bukit tandos lebih dari 10 hektar tersebut nanti disiapkan untuk pembangunan sekolah rakyat.
Dukungan dan penyiapan lahan pembangunan sekolah rakyat adalah tindak lanjut dari permintaan Kementerian Sosial RI yang mensyaratkan ketersediaan lahan minimal 5 hektar. Namun, Bupati merekomendasikan ketersediaan lahan seluas 10 hektar.
Luas lahan 10 hektar yang direkomendasikan bupati sebagai bentuk kesiapan penuh dari Pemkab Banggai.
‘“Proses adminitrasi lahan kini hamper rampung, dan tinggal menunggu penandatangan Bupati, “ kata Kadis Rudi Purwana K Bullah.
Rudi juga menyebut sebelumnya Bupati Bangai Amirudin Tamoreka, telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menuntaskan seluruh proses administrasi serta mengirimkan surat balasan kepada Kementerian Sosial.
Program Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Sekolah Rakyat tidak hanya hanya menekankan pendidikan akademik namun dapat difungsikan sebagai pusat pembentukan karakter, penanaman nilai-nilai kebangsaan, serta pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal. Konsep ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memutus mata rantai kemiskinan.
Pemerintah daerah juga ditugaskan untuk menyiapkan legalitas lahan. Melalui program ini, Presiden Prabowo ingin memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dalam pendidikan, dan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan kesempatan yang setara untuk bangkit dan berkembang. (**)










