POSO – PT Panca Amara Utama (PAU) menunjukkan komitmen kepedulian ke masyarakat terdampak bencana Gempa Bumi 5.8 pada 17 Agustus 2025 yang mengguncang wilayah Kecamatan Posos Pesisir, Kabupaten Poso.
Bentuk kepedulian perusahaan Ammonia yang beroperasi di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai itu, turut serta menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Program Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, pada Jumat (21/8/2025).
Bantuan perushaan PAU meliputi paket sembako, obat-obatan, tenda darurat, air bersih, pakaian layak pakai, hingga makanan instan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Paket bantuan tersebut diserahkan langusng ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso untuk kemudian disalurkan ke posko-posko pengungsian.
“Atas nama PT PAU, kami turut berduka atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Poso. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak dan mendukung percepatan pemulihan kondisi masyarakat,” kata slah seorang perwakilan menagemen PT PAU, Endang Supiana,
Endang menyebut, paket bantuan disalurkan dengan menyasar sejumlah lokasi pengungsian. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung masyarakat terdampak.
External Relation & Security Manager PT PAU, Hermawan Adi, menyampaikan, kegiatan social yang dilakukan PAU adalah komitmen perusahaan dalam memperhatikan kondisi masyarakat terlebih khusus yang terkena dampak bencana alam. Demikian juga kehadiran perusahaan melalui kegiatan social seperti ini sudah bagian dari perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat.
“kegiatan seperti ini sudah menjadi bagian dari komitmen PT Panca Amara Utama dalam mewujudkan perusahaan yang peduli dan bertanggung jawab secara sosial, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya terkait penanggulangan kemiskinan dan pemulihan pascabencana,” tutur Hermawan Adi.
Sebagai dikethui, Gempa Bumi berkekuatan 5.8 Magnitudo mengguncang wilayah Kecamatan Poso Psisir, pada Minggu (17/8/2025) pukul 06.38 Wita. Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan rumah warga serta fasilitas umum dan menimbulkan korban jiwa.
Pemerintah setempat menetapkan status tanggap darurat untuk percepatan penanganan pasca bencana. **













